SSR (Solid State Relay)

Kamis, September 17, 2009




SSR(Solid State Relay) adalah suatu piranti sebagai saklar dengan keluaran tegangan dan arus bervariasi dengan tegangan pencetus DC jangkah 1,5V hingga 48V. pemanfaatan optocoupler adalah kelebihan piranti ini,

kelebihan dari piranti ini adalah :
  • Tanpa komponen bergerak
  • Tidak terjadi lengkungan pada saat sambungan terjadi
  • Tanpa sambungan fisik dimana akan mudah rusak jika sering digunakan
  • Tanpa induksi di pengontrolannya
  • Tanpa pantulan sambungan
  • Tidak mengeluarkan bunyi
  • No arching or sparking
  • No EMI from contact commutation
  • Pensaklaran kecepatan tinggi
  • Berkemampuan tinggi
  • Umur panjang
  • Tahan terhadap kejutan dan getaran
  • Memungkinkan untuk mendapatkan jangkah lebar pada tegangan masukannya
  • memungkinkan untuk menghidupkan dan mematikan secara terus menerus pada phasa nol(0)
  • isolasi tinggi pada masukan dan keluaran tegangannya

Kekurangan piranti ini adalah :
  • Keluarannya mudah rusak jika mendapat lonjakan tegangan berlebih
  • Kerusakan umum adalah Short Circuit (sambungan tertutup) pada keluarannya
  • Keluaran mempunyai tegangan minimal dan arus pada tegangan tersebut yang bekerja
  • Terdapat kebocoran Arus pada saat Mati(Off)
  • Lebih mahal dari pada relay biasa
  • Rendah pengaturan efisiensi volume
  • Tidak bisa digunakan pada kutub tunggal dengan konfigurasi normal terbuka (NO)
  • Lebih besar resistansi pada saat on(hidup) dibanding relay biasa (berarti lebih boros daya dan tegangan, benaman panas (Heat Sink) dianjurkan jika digunakan untuk beban dengan arus listrik yang besar)
  • Besarnya kapasitansi keluarannya (biasanya 1 pF untuk relay biasa, lebih dari 20 pF untuk SSR)
  • Lebih cepat panas jika ada arus melonjak tinggi
  • Lebih sensitif pada perubahan tegangan
  • Kebanyakan model bekerja pada arus AC (ada yang khusus bekerja pada arus DC)
  • Ada kebocoran arus walau alat ini dalam keadaan off
  • Jika TRIAC yang berada di dalam SSR ini tidak diperlakukan sebagai mana mestinya, maka dia berlaku seolah menjadi penyearah (dioda) yang kemudian memberikan pulse(denyut) DC kepada bebannya
untuk lengkapnya anda dapat ke :
http://www.epanorama.net/circuits/semiconductor_relays.html

0 comments:

Posting Komentar